Begini Pandangan Prof Thomas Djamaluddin soal Idul Adha RI dan Saudi berbeda. REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Peneliti Astronomi Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional-Badan Riset dan Inovasi Nasional (Lapan-BRIN), Prof Thomas Djamaluddin menyampaikan pandangan soal perbedaan Hari Idul Adha 1443 H antara Indonesia dan Arab Saudi. Thomas menjelaskan, perbedaan penetapan Hari Idul Adha antarkawasan tersebut disebabkan oleh perbedaan dasar rujukan. Misalnya, Thomas mengungkapkan, pada Idul Adha 1436 H/2015 M, keputusan itsbat pemerintah Indonesia sama dengan Kerajaan Arab Saudi. Muhammadiyah dengan kriteria wujudul hilalnya menetapkan Idul Adha 2015 pada 23 September.
Source: Republika July 03, 2022 10:35 UTC