Selama beberapa juta tahun pertama keberadaannya, tata surya terpecah antara wilayah bagian dalam kering dan bagian luar basah di luar sabuk asteroid yang terletak antara Mars dan Jupiter. Menggunakan model komputer untuk mensimulasikan berbagai skenario, Burkhardt dan rekannya mampu mempersempit waktu kapan materi dari tata surya luar dikirim ke Bumi. "Sangat sulit untuk memindahkan objek yang besar dari tata surya luar ke tata surya bagian dalam," tutur Mojzsis. "Untuk benda seukuran Theia, kamu harus sangat mengganggu orbit, semacam dorongan sehingga gravitasi mengambil alih dan kamu melaju ke arah matahari. Menurut Mojzsis, Theia memiliki komposisi yang tidak berbeda dengan komposisi Bumi.
Source: Koran Tempo May 31, 2019 20:15 UTC