REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Industri pengolahan kopi nasional masih perlu dikembangkan. Pasalnya saat ini, hanya 40 persen produksi kopi nasional yang diolah di dalam negeri, sedangkan 60 persen sisanya diekspor. Kemenperin bersama pemangku kepentingan komunitas dan penikmat kopi di seluruh Indonesia menyelenggarakan acara 'It’s Coffee Day: No More Buffering' bersamaan dengan Perayaan Ke-2 Hari Kopi Internasional di Indonesia. Perayaan ini rencananya akan dilakukan setiap tahun di dalam negeri dengan semangat gerakan peningkatan produktivitas dan kualitas kopi nusantara, mempromosikan peningkatan konsumsi kopi di dalam negeri, serta menggairahkan ekspor produk kopi Indonesia ke pasar internasional. Para pemangku kepentingan yang terlibat pada kegiatan ini, antara lain Kementerian Pertanian, Kementerian Luar Negeri, Asosiasi Kopi Spesial Indonesia (AKSI), Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia (AEKI), Gabungan Eksportir Kopi Indonesia (GAEKI), Asosiasi Kopi Indonesia (AKI), Asosiasi Kopi Luwak Indonesia (AKLI) serta industri pengolahan kopi dalam negeri.
Source: Republika October 02, 2016 08:37 UTC