REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Perdana Menteri Inggris Theresa May pada Kamis (11/1) berjanji akan menghilangkan sampah plastik yang dapat dihindari pada 25 tahun mendatang, dalam upaya mengalihkan fokus pemerintahannya atas Brexit ke agenda domestik yang lebih luas. Sampah plastik yang dapat dihindari adalah istilah yang digunakan industri untuk menggambarkan produk termasuk kantong plastik, sedotan, pengaduk kopi, botol soda dan air minum, serta sebagian besar kemasan makanan. May juga akan mendesak pasar swalayan untuk memperkenalkan lorong bebas plastik, di mana semua makanan tidak terbungkus dan mengumumkan sebuah konsultasi mengenai perubahan pada pranata pajak untuk membantu mengurangi penggunaan barang plastik sekali pakai lainnya. Pada 2015, Inggris memperkenalkan biaya lima pence untuk semua kantong plastik sekali pakai yang disediakan oleh toko-toko besar, yang menyebabkan pengurangan 83 persen kantong plastik Inggris yang digunakan pada tahun pertama. Awal pekan ini, sebuah larangan pada butiran plastik yang digunakan dalam produk kosmetik dan perawatan pribadi mulai berlaku di seluruh Inggris.
Source: Republika January 11, 2018 17:03 UTC