PHNOM PENH, KOMPAS.com - Kamboja akan meminta Jepang untuk berinvestasi sebesar 800 juta dollar AS dalam proyek sistem kereta layang atau skytrain di ibukota Phnom Penh. Mengutip Reuters, Selasa (8/8/2017), infrastruktur yang tidak memadai, khususnya di kawasan pedesaan telah membuat investor cenderung enggan berinvestasi di Kamboja. "Saat ini, banyak investor Jepang yang berminat untuk investasi di Kamboja," ujar Hun Sen.Menurut dia, Jepang dan Kamboja juga akan menandatangani perjanjian bilateral usai bertemu dengan Perdana Menteri Shinzo Abe. Pada tahun 2016 lalu, perdagangan antara Jepang dengan Kamboja bernilai 1,3 miliar dollar AS. Meskipun China mendominasi lanskap investasi di Kamboja, namun Jepang dipandang sebagai pemain penting juga dan merupakan investor ketiga terbesar di Kamboja.
Source: Kompas August 08, 2017 04:52 UTC