YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Proses hitung cepat atau quick count menjadi salah satu hal yang hangat dibicarakan sepanjang Pemilu 2019 ini. Kompas.com mewawancarai sejumlah mahasiswa Universitas Gadjah Mada ( UGM) Yogyakarta, terkait quick count dan polemiknya. "Dari pengalaman sebelumnya (hasil quick count) tidak jauh beda dengan hasil resmi," ujar Mahasiswa Fakultas Kehutanan UGM Imam Melliansyah, Jumat (26/04/2019)Imam berpendapat wajar ketika setiap paslon mempunyai quick count sendiri-sendiri. Baca juga: Kata Mahasiswa Unhas soal Quick Count dan Real Count: Jangan Rusuh hingga Tunggu KPUHasil quick count bisa dipertanggungjawabkanMahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM), Gabriel Owin Pamungkas Putra mengatakan, quick count merupakan hasil metode ilmiah. Baca juga: Kata Mahasiswa Unsoed soal Polemik Quick Count Vs Real Count pada Pemilu 2019
Source: Kompas May 02, 2019 22:52 UTC