Dalam sistem keamanan siber, menurut Pratama, tidak bisa hanya melihat infrastruktur serta perangkat keamanan siber saja. Contohnya pelatihan karyawan terhadap aspek keamanan siber juga menjadi titik kritis terhadap keamanan siber suatu organisasi. “Kita tidak bisa hanya melakukan pemasangan sistem keamanan siber dan membiarkannya begitu saja, karena beranggapan bahwa sistem sudah dilindungi perangkat keamanan siber. PR Keamanan SiberPratama menyebut masih sangat banyak pekerjaan rumah (PR) mengenai keamanan siber yang menanti pemimpin baru Indonesia periode depan. Mulai dari meningkatkan keamanan siber di Indonesia, pengesahan Rancangan Undang-Undang Keamanan dan Ketahanan Siber, serta pembentukan badan atau otoritas yang bertanggung jawab terhadap perlindungan data pribadi.
Source: Koran Tempo January 10, 2024 04:34 UTC