Selasa, 11 Oktober 2016 | 13:04 WIBFoto pemimpin Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi, Probolinggo, Jawa Timur. Sebelum mendirikan Padepokan di Probolinggo dan terkenal dengan kemampuan memunculkan uang banyak dari dalam bajunya, Dimas Kanjeng diduga pernah jadi pengurus Yayasan Amalillah. Sumber Tempo yang juga kolega Abdul Gani, salah satu korban pembunuhan yang didalangi Dimas Kanjeng, menjelaskan sepak terjang pria bertubuh tambun tersebut. Baca: Ini Komentar Ridwan Kamil soal Korban Dimas KanjengTidak diketahui apakah Dimas Kanjeng juga tersangkut penipuan dan penggelapan oleh Yayasan Amalillah. Setelah aktivitas Amalillah meredup, Dimas Kanjeng yang dikenal suka berguru ke sejumlah guru spiritual, mulai merintis padepokan yang kemudian diberi nama Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi.
Source: Koran Tempo October 11, 2016 06:11 UTC