Kiai Didin menambahkan ‘password’ ketiga, adalah menghubungkan tali silaturahim, memperkuat ukhuwah, menebarkan kasih sayang di antara sesama Muslim. “Melalui ucapan salam, kita tebarkan kedamaian, dan kita cegah permusuhan,” tutur Direktur Program Pasca Sarjana Universitas Ibnu Khaldun (UIKA) Bogor itu. Untuk itu, Allah dan Rasul-Nya memberikan tuntunan kepada hamba-hamba-Nya yang beriman agar bisa menjadi ahli surga. Begitu pula sebaliknya, kalau istri bangun duluan untuk Tahajud, maka bangunkanlah suami untuk bersama-sama melaksanakan shalat Tahajud,” papar Kiai Didin Hafidhuddin. ‘Password’ pertama, kata Kiai Didin, membudayakan salam.
Source: Republika August 05, 2016 03:11 UTC