JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Hanura menyiapkan langkah hukum terhadap Direktur Utama PT Freeport Indonesia Chappy Hakim. Langkah ini disiapkan karena Hanura menganggap Chappy sudah melakukan perbuatan tidak menyenangkan kepada salah satu anggota DPR Fraksi Hanura Mukhtar Tompo. Krisna yang juga berprofesi pengacara mengatakan, langkah hukum perlu dilakukan agar insiden serupa tidak terulang lagi di kemudian hari. (Baca: Penjelasan Dirut Freeport soal Insiden Saat Rapat dengan Komisi VII )Ia menjelaskan, awalnya dia hanya meminta konsistensi pernyataan PT Freeport Indonesia dalam pembangunan smelter di Gresik. "Dengan tulus saya memohon maaf dengan tulus kepada Komisi VII atas polemik yang terjadi," ujar Chappy.
Source: Kompas February 10, 2017 23:15 UTC