Sebagaimana dilansir dari laman resmi Intel pada Jumat (11/10), keinginan Intel menyembuhkan kelumpuhan dilakukan dengan menggandeng peneliti dari Brown University, Amerika Serikat (AS). Mereka telah menyusun sebuah proyek yang bertujuan untuk mengembalikan gerakan dan kontrol kandung kemih kepada pasien yang telah lumpuh karena cedera terkait sumsum tulang belakang. Dengan proyek penelitian ini, mereka berharap bisa menggunakan AI untuk membantu impuls listrik dari otak untuk merangsang saraf yang terputus. Menurut David Borton, asisten profesor teknik di Brown University, cedera tulang belakang adalah cedera yang sangat parah dan sedikit yang diketahui tentang bagaimana sirkuit yang tersisa di sekitar cedera dapat dimanfaatkan untuk mendukung rehabilitasi dan pemulihan fungsi yang hilang. Solusi dengan AI gabungan nantinya akan mengungkap pengetahuan baru tentang sumsum tulang belakang dan mempercepat inovasi menuju terapi baru.
Source: Jawa Pos October 11, 2019 10:25 UTC