REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Temuan awal penyelidikan PBB pada 7 April 2026, terkait gugurnya tiga personel TNI yang tergabung Pasukan Penjaga Perdamaian di Lebanon (Unifil) gugur pada akhir Maret 2026, sudah diumumkan. PBB melaporkan, kemungkinan besar tiga personel TNI gugur akibat tembakan tank Israel dalam satu insiden dan alat peledak improvisasi Hizbullah dalam insiden lainnya. Pada 29 Maret 2026, satu personel TNI gugur dan tiga lainnya terluka akibat proyektil yang meledak di dekat posisi Pos Unifil, Lebanon selatan. Keesokan harinya, dua TNI gugur akibat ledakan yang menghancurkan kendaraan mereka. Kesimpulan itu didasarkan pada analisis lokasi ledakan, kondisi kendaraan yang terdampak, serta ditemukannya IED kedua di dekat lokasi pada hari yang sama.
Source: Republika April 08, 2026 04:48 UTC