JAKARTA, KOMPAS.com - Merger Gojek dengan Tokopedia (GoTo) bukan hanya melahirkan konglomerat baru, namun memantik penasaran kepemilikan saham di PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (AKAB), sebagai induk dari GoTo. Dari penempatan modal senilai Rp 800,69 miliar, kepemilikan entitas lokal nyatanya hanya Rp 109,16 miliar. Sisanya, sudah barang tentu para investor asing yang mengempit 86,37 persen saham Gojek. Baca juga: Rencana IPO GoTo Dorong Pasar Modal Kembali BergairahPerusahaan investasi milik pemerintah Singapura: Temasek menjadi pemegang saham asing terbesar di GoTo dengan kepemilikan sebesar 9,02 persen. Head of Corporate Communications Astra International, Boy Kelana Soebroto mengatakan, Astra masuk GoTo sebelum merger Gojek dan Tokopedia.
Source: Kompas June 09, 2021 09:11 UTC