REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN — Iran membantah adanya pembicaraan dengan Amerika Serikat (AS), yang beberapa waktu lalu disampaikan Presiden AS, Donald Trump. Otoritas di Teheran menyampaikan, pernyataan Presiden AS Donald Trump terkait penundaan penyerangan pembangkit listrik dan fasilitas-fasilitas energi Iran cuma intrik. Iran menuding Trump mengulur-ulur waktu dengan penyampaian untuk meredakan gejolak pasar yang ditimbulkan dari krisis energi yang terjadi akibat agresi Zionis-AS ke Iran. “Iran menyampaikan pernyataan Trump adalah bagian dari upaya untuk menurunkan harga enerji dan mengulur waktu untuk tetap melaksanakan rencana militernya,” tulis Anadolu. “Kementerian Luar Negeri Iran membantah dan mengatakan tidak ada dialog antara Teheran dan Washington,” begitu dalam berita Aljazirah.
Source: Republika March 23, 2026 16:21 UTC