Tetty batal karena presiden menerapkan prinsip kehati-hatian. REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Juru Bicara Kepresidenan, Fadjroel Rachman, mengakui bahwa kedatangan Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia (Tetty) Paruntu didasari undangan dari pihak Istana. "Ada sejumlah pertimbangan terkait prinsip kehati-hatian. Sebelumnya, Tetty tiba di Istana Negara pada Selasa (21/10) pagi setelah kedatangan Mahfud MD. Namun, diketahui, Tetty keluar kompleks istana melalui pintu samping setelah dirinya bertemu dengan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto.
Source: Republika October 22, 2019 09:45 UTC