TEMPO.CO, Jakarta - Jaksa Agung Christian Porter "cuti" dari tugasnya di Kabinet Australia usai diserang tuduhan telah melakukan pemerkosaan. Tuduhan pemerkosaan oleh Porter bermula dari sebuah surat yang dikirimkan ke kantor PM Australia Scott Morrison serta pihak oposisi yaitu Partai Buruh dan Partai Hijau. Berbagai media di Australia mulai mengabarkan soal tuduhan Porter melakukan pemerkosaan. Organisasi perempuan dan oposisi dari Scott Morrison meminta Porter untuk sementara waktu tidak bertugas agar investigasi independen bisa dilakukan. PM Scott Morrison kemudian menjanjikan Higgins investigasi secara menyeluruh atas kasusnya.
Source: Koran Tempo March 03, 2021 06:11 UTC