Salah satu keuntungan yang diperoleh adalah, perseroan tidak perlu lagi menyiapkan uang kembalian yang begitu besar. Menurutnya, saat transaksi tol masih menggunakan uang cash, pihaknya harus menyiapkan uang kembalian sebesar Rp 8 miliar setiap harinya. "Meminimalisir kebutuhan uang kembalian. Kami setiap hari membutuhkan uang kembalian Rp 8 miliar setiap hari," ujarnya di Galeri Musium Nasional, Jakarta, Senin (30/10). Kemudian dari sisi uang cashnya, baik penumpang maupun pengelola jalan tol juga tidak akan lagi mendapatkan uang palsu yang kerap terjadi saat transaksi di gerbang tol.
Source: Jawa Pos October 30, 2017 10:18 UTC