JawaPos.com – Memanasnya tensi politik dalam kampanye Pilkada 2020 membuat temuan pelanggaran pilkada ikut meningkat. Tak hanya terkait pasangan calon, Badan Pengawas Pemilu juga mencatat penambahan angka pelanggaran netralitas aparatur sipil negara (ASN). Ketua Bawaslu Abhan mengatakan, pelanggaran netralitas yang masuk ke jajaran Bawaslu telah mencapai ribuan. Sebagai perbandingan, sejak tahapan pilkada dimulai pertengahan 2019 hingga awal Oktober lalu, kasus pelanggaran netralitas yang masuk hanya 700. Tak terkecuali, mengawasi netralitas ASN, khususnya di daerah yang memiliki pasangan calon petahana.
Source: Jawa Pos November 19, 2020 09:15 UTC