Rabu, 12 Oktober 2016 | 14:58 WIBSejumlah warga melewati jalan alternatif jembatan bekas jalur kereta api peninggalan Belanda untuk menghindari jembatan Ciputrapinggan yang nyaris roboh di Pangandaran, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, 11 Oktober 2016. TEMPO/Aditya Herlambang PutraTEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat bergerak cepat memulihkan lalu lintas menuju dan keluar Pangandaran akibat amblesnya Jembatan Ciputrapinggan, Kabupaten Pangandaran pada Minggu, 9 Oktober 2016. Menurut Danis, jalan di Banjar akan langsung dibuat permanen karena lalu lintas di wilayah itu memiliki jalan alternatif yang bisa dilewati ketika jalan utama diperbaiki. Adapun penanganan yang saat ini dilakukan di antaranya pemasangan jembatan beton, juga jembatan aramko baja bergelombang atau pemasangan box culvert ukuran 2x2 sebanyak 4 buah. Hal serupa terjadi di Jembatan Putrapinggan, ditambah ada pipa PDAM yang patah sehingga ikut menahan sampah, selain kondisi debit air di anak Sungai Citanduy yang sangat deras.
Source: Koran Tempo October 12, 2016 07:52 UTC