Sertifikat ini penting karena menjadi bukti bahwa sumber daya manusia (SDM) yang bekerja betul-betul pandai di bidangnya. Dari jumlah tersebut yang mengikuti uji kompetensi sebanyak 6.201 orang, dan dinyatakan kompeten sebanyak 5.635 orang, tidak kompeten sebanyak 566 orang. "Kalau hanya 56 ribu (pemagangan) mau kapan selesainya (sertifikasi) untuk meng-upgrade SDM kita," kata Jokowi saat menyerahkan sertifikat kompetensi pemagangan di Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK), Bekasi, Rabu (27/12). Jokowi menuturkan, ketika selesai pemagangan dan berhasil mendapatkan sertifikat dalam bidang yang digeluti, maka sertifikat tersebut bisa menjadi bukti kuat ketika para pekerja berhadapan dengan perusahaan yang akan mempekerjakan. Meski demikian, Jokowi mengingatkan para calon pekerja yang telah memiliki ilmu dari pemagangan dan sertifikat agar bisa mengembangkan potensinya.
Source: Republika December 27, 2017 19:07 UTC