REPUBLIKA.CO.ID, KOBBANI -- Petempur ISIS di Kota Raqqa, Suriah diperkirakan akan bertarung hingga penghabisan, namun beberapa pemberontak lokal telah menyerahkan diri dalam beberapa waktu terakhir. Para pejabat di Dewan Rakyat Raqqa, lembaga yang akan memerintah kota tersebut setelah ISIS diusir, sedang bekerja untuk merundingkan perpindahan secara aman ribuan warga sipil tersandera. "Kami memperkirakan para petempur asing (di IS) akan bertarung hingga penghabisan, namun kami sudah mendapati sekitar empat sampai lima petempur ISIS menyerahkan diri setiap satu pekan, termasuk emir, pemimpin setempat di Raqqa, selama bulan lalu," kata Dillon menggunakan akronim lain untuk kelompok ISIS. Kelompok ISIS mengambil alih kota itu pada 2014, ketika menguasai banyak wilayah di Suriah dan Irak. Raqqa menjadi ibu kota kelompok garis keras tersebut di Suriah, tempat mereka merencanakan serangan mematikan di luar negeri.
Source: Republika October 12, 2017 04:18 UTC