TEMPO.CO, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi menemukan indikasi kejanggalan adanya proses penunjukan mitra platform dalam program Kartu Prakerja. Tak sedikit, katanya, yang memaklumi kekosongan pelelangan lantaran sifat kartu prakerja mirip bansos. Hasil telusuran KPK, katanya, Komite Kartu Prakerjalah yang menunjuk para mitra tersebut. Program Kartu Prakerja yang diluncurkan 20 Maret lalu konsep awalnya berupa penanganan ketenagakerjaan dan vokasional. Namun karena, per Maret wabah corona berdampak secara nasional, Kartu Prakerja ditingkatkan fungsinya sebagai program bantalan sosial dengan anggaran Rp 20 triliun.
Source: Koran Tempo July 03, 2020 03:33 UTC