JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Bareskrim Polri Komjen Ari Dono Sukamanto mengatakan, banyaknya konten hoaks, ujaran kebencian dengan mengaitkan suku, agama, ras, dan golongan (SARA) menunjukkan Indonesia darurat kejadian luar biasa (KLB) akal sehat. "Apa namanya kalau bukan sakit jiwa karena sukanya menggoreng isu hoaks lalu gorengan itu dimakan. Sementara orang pengidap sakit jiwa menjadi tertuduh, bahkan dihakimi massa. "Indonesia darurat KLB akal sehat dan hati yang bersih," lanjut dia. Sejak Januari hingga Februari 2018, polisi menangkap 26 pelaku penyebaran hoaks dengan bentuk penggiringan opini masing-masing.
Source: Kompas February 23, 2018 05:26 UTC