“Rencana kerjasama tambak garam industri di Pulau Legundi, Koperasi Tegarindo, yang diketuai oleh Firman Jaya dan Intan Laut ini, siapa sangka, Koperasi Tegarindo dapat menghasilkan garam kualitas industri, yang dapat memenuhi kualitas garam farmasi dengan skala konsentrasi NaCl rata – rata minimal 99,8 persen,” ujarnya dalam keterangannya, Senin (16/8). Harapannya, kerjasama antara Kadin Indonesia dengan Koperasi Tegarindo dapat memenuhi kebutuhan garam industri dimana kebutuhan garam dari sektor Industri memiliki kontribusi 80 persen dari total kebutuhan garam nasional. “Artinya, keran impor garam industri dapat dibatasi oleh pemerintah dalam mendukung naik kelasnya UMKM pada petani garam karena kemampuan Indonesia ternyata dapat memenuhi permintaan kualitas garam industri nasional,” tuturnya. Ia menjelaskan, Koperasi Tegarindo di Legundi ini akan membuka peluang bagi seluruh petani garam nasional, dan membuktikan bahwa petani garam Indonesia dapat menghasilkan garam dengan kualitas industri, yang selalu menjadi celah dibukanya impor garam dikala petani garam terpuruk. “Kadin Indonesia, dengan program UMKM Naik Kelas, hadir sebagai mitra utama para petani garam dalam meningkatkan produksi dan kualitas garam nasional, serta mendukung petani garam nasional dikala impor garam menurunkan ekonomi masyarakat bawah,” ucapnya.
Source: Jawa Pos August 16, 2021 05:37 UTC