REPUBLIKA.CO.ID, ANKARA -- Sedikitnya 21 pengungsi dan migran tenggelam dan sembilan orang lainnya hilang setelah sebuah kapal yang berlabuh di Eropa tenggelam di lepas pantai Laut Hitam Turki. Pada 2015, sekitar satu juta orang melakukan perjalanan laut yang berisiko untuk menyeberangi Laut Tengah ke Eropa, kebanyakan ke Yunani dari Turki di atas Laut Aegea. Jumlah pengungsi dan migran yang melintasi Laut Aegea kini telah menyusut. Libya adalah titik keberangkatan utama bagi pengungsi dan migran yang menggunakan rute Mediterania Tengah yang berbahaya. Menurut Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM), pengungsi dan migran yang meninggal di Mediterania turun 22 persen dari tahun lalu.
Source: Republika September 22, 2017 23:48 UTC