Kapolri Tito Karnavian mengatakan, dia sudah melakukan diskusi dengan Menkopolhukam dan Panglima TNI terkait dengan penanggulangan terorisme. Artinya tidak bisa dilakukan hanya oleh satu instansi semata. Tito mengatakan TNI lah yang memiliki aset tersebut dan bisa memaksimalkan asetnya dalam penanganan teroris di kawasan tersebut. Tito menjelaskan, keterlibatan TNI dalam menanggulangi terorisme juga bisa dioptimalkan karena banyak jaringan terorisme yang ada di luar negeri seperti Filipina Selatan, Syria, Afghatnista, Turki, Iran, dan negara lain. Meskipun TNI nantinya bisa ikut serta dalam penanganan terorisme, prinsip penanganannya tetap mengacu pada hukum yang dijunjung Indonesia dengan mengedepankan demokrasi.
Source: Republika May 29, 2017 13:07 UTC