Perdana Menteri Inggris Boris Johnson berbicara selama pidato kenegaraan yang direkam dari Downing Street No 10 tentang pelonggaran lockdown selama virus corona di London, Inggris, 10 Mei 2020. [Andrew Parsons / No 10 Downing Street / Handout melalui REUTERS]TEMPO.CO, Jakarta - Perdana Menteri Inggris Boris Johnson memerintahkan Inggris kembali memberlakukan lockdown nasional setelah kasus Covid-19 di negara itu melampaui 1 juta kasus. Foto: Leon Neal/Getty Images/CNN TravelMenurut Perdana Menteri Johnson, lockdown berlaku secara nasional selama satu bulan penuh, yang akan dimulai pada Kamis tengah malam 5 November 2020 sampai 2 Desember 2020. Dengan pemberlakuan lockdown ini, maka masyarakat Inggris hanya boleh keluar rumah untuk alasan spesifik, seperti sekolah, bekerja, belanja sembako, berobat atau merawat lansia. Rencananya Pemerintah Inggris akan menghidupkan kembali skema subsidi gaji guna memastikan para pekerja yang dirumahkan sementara (PHK) selama pemberlakuan lockdown ini, bisa menerima 80 persen gaji mereka.
Source: Koran Tempo November 01, 2020 01:52 UTC