JawaPos.com - Kasus dokter spesialis Rumah Sakit Yadika, Pondok Bambu, Jakarta Timur berinisial ALT yang menodongkan pistol mainan kepada seorang petugas administrasi berinisial AS sudah selesai. Andry menuturkan, kasus tersebut sudah diselesaikan oleh kedua belah pihak secara kekeluargaan sehingga tidak jadi dibawa ke jalur hukum. Ancaman itu diduga karena ALT kesal karena kekurangan pasien. Otomatis itu kan secara ekonomi pengaruh pada pendapatan si dokter, jadi marah-marah mengancam ke bagian pendaftaran," kata Nevo saat dikonfirmasi, Selasa (17/10). "Dia menodongkan pistol ke kepala AS, sambil berkata 'Tadi pagi saya habis belajar nembak, kalau kamu masih begitu saya tembak di luar'," pungkasnya.
Source: Jawa Pos October 25, 2017 08:15 UTC