“Dari apa yang saya lihat, saya merasa mereka bermain sebagai individu,” kata Rexy dalam konferensi pers kemenangan Olimpiade Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir di Pusat Latihan Bulu Tangkis PP PBSI, Cipayung, Jakarta, Rabu, 24 Agustus 2016. “Jujur, memang saat itu ekspektasi terhadap mereka lebih tinggi daripada kepada Tontowi/Liliyana.”Selain permainan di lapangan, Rexy juga menyinggung soal kepadatan jadwal turnamen atlet yang dipersiapkan untuk Olimpiade. Jadi, sampai saat-saat terakhir, Hendra/Ahsan dan Greysia/Nitya masih bermain di Australia Terbuka,” tutur Rexy. “Jika tidak harus bermain di Australia, mereka akan memiliki persiapan yang lebih.”Dalam Olimpiade Rio, tim bulu tangkis Indonesia akhirnya mendapatkan satu medali emas melalui pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Selain Hendra/Ahsan, pasangan ganda putri juara Asian Games 2014, Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari, juga gagal mendapatkan medali.
Source: Koran Tempo August 25, 2016 11:05 UTC