Perusahaan riset IDC mencatat bahwa pengiriman smartphone per kuartal di Indonesia mencatatkan rekor terendah sejak 2016 akibat dari pandemi ini. Vivo bergantung pada distribusi ke unorganized retail channel untuk penjualan pada Q2 2020 karena toko-toko ini masih beroperasi selama karantina. Kategori tersebut membawa label harga antara USD 200 sampai USD 400 (berkisar Rp 2,9 jutaan sampai Rp 5,8 jutaan) karena model terbarunya, A52, A92, dan A91 yang populer di pasar. Sehingga menempatkan Xiaomi sebagai pemimpin pangsa di segmen ultra low-end di bawah USD 100 atau berkisar Rp 1,4 jutaan. Terakhir Realme, mereka yang memperkenalkan produk barunya, Narzo, yang diposisikan sebagai ponsel gaming dengan harga terjangkau cukup bisa membuat mereka bertahan.
Source: Jawa Pos October 11, 2020 03:14 UTC