Pihak berwenang berharap semua jenazah bisa dikembalikan ke keluarga pada Rabu. REPUBLIKA.CO.ID, CHRISTCHURCH -- Keluarga dari 50 orang yang terbunuh dalam penembakan di Masjid Al Noor, Christchurch, Selandia Baru mengalami penantian yang semakin menyakitkan. ujar Aya Al-Umari, yang kakak laki-lakinya, Hussien Al-Umari meninggal di Masjid Al Noor. Pihak berwenang mengatakan mereka berharap semua jenazah bisa dikembalikan ke keluarga mereka pada Rabu. New Zealand Herald pada Ahad (17/3) melaporkan, serangan teroris yang dilakukan Brenton di Masjid Al Noor dan Masjid Linwood mengakibatkan 50 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya luka-luka.
Source: Republika March 18, 2019 00:45 UTC