Brenton Tarrant, pelaku penembakan dua masjid New Zealand berada di Pengadilam Christchurch, Selandia Baru, 16 Maret 2019. Mark Mitchell/New Zealand Herald/Pool via REUTERSTEMPO.CO, Jakarta - Keluarga teroris penembakan di Christchurch, Selandia Baru, Brenton Tarrant, meminta maaf dan turut berdukacita kepada para korban. Keluarga mengatakan aksi Brenton tidak bisa diperbaiki. Dia menembak orang-orang di dua masjid di Christchurch dengan senapa otomatis setelah mengunggah manifesto-nya ke media online. Brenton Tarrant, yang diduga melakukan penembakan di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru, Jumat, 15 Maret 2019.
Source: Koran Tempo March 17, 2019 10:52 UTC