REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Hasil survei Lembaga pengukur tingkat kemacetan kota-kota di dunia, TomTom Traffic Index, menyebut tingkat kemacetan DKI Jakarta menurun hingga delapan persen. Sebelumnya, lembaga pengukur tingkat kemacetan kota-kota di dunia, TomTom Traffic Index, mengumumkan tingkat kemacetan DKI Jakarta menurun hingga delapan persen. Disebutkan pula bahwa kemacetan terparah di Jakarta terjadi pada 15 Februari 2018 dengan tingkat kemacetan rata-rata 95 persen. Kemudian, ia mengaku saat ini pada jam-jam sibuk, kemacetan pagi dan sore hari memang menurun karena sudah ada rekayasa lalu lintas yaitu ganjil-genap. Deddy melanjutkan, saat ini kemacetan menurun akibat pergeseran angkutan pribadi ke angkutan umum, bukan perpindahan antarmoda angkutan umum.
Source: Republika June 18, 2019 01:30 UTC