Yogyakarta, Beritasatu.com - Kementerian Pertanian (Kemtan) menggelar bimbingan teknis agroindustri kedelai bagi petani muda di Kecamatan Nglipar, Kabupaten Gunungkidul, Jumat (22/11/2019). Kepala Puslitbang Tanaman Pangan, Dr Haris Syahbuddin mengatakan, kedelai salah satu bisnis potensial untuk dilakukan oleh petani di Gunungkidul yaitu bisnis pengadaan benih kedelai. Selain memberikan pelatihan, Puslitbangtan juga memberikan bantuan benih kedelai Dega atau kedelai genjah sebanyak 4 ton kepada petani kedelai di Gunungkidul. Sementara, menjawab kendala yang dihadapi petani kedelai di Gunungkidul, Staf Ahli Menteri Ir Banun Harpini mengatakan, saat ini Kemtan sedang berusaha menaikan harga pokok pembelian kedelai dengan mengubah aturan harga kepada Kementerian Keuangan. Melihat nilai impor kedelai Indonesia sebesar Rp 40 triliun, peluang pengembangan bisnis kedelai di Indonesia masih sangat terbuka lebar.
Source: Suara Pembaruan November 23, 2019 10:18 UTC