Diperkirakan 60 hingga 70% masyarakat di negara maju mengalami masalah nyeri punggung, dengan 20% diantaranya mengalami gejala nyeri yang berlanjut menjadi kronis. Mengutip dari Mayo Clinic (2022) menyebutkan bahwa nyeri punggung sebenarnya dapat terjadi akibat aktivitas sehari-hari. Sehingga, menyebabkan otot punggung dan ligamen tulang menjadi tegang. Hal lain menurutnya yang menyebabkan sakit pada punggung adalah karena saraf kejepit yang terjadi karena bantalan tulang menonjol keluar dari jalurnya sehingga menyebabkan rasa sakit di area punggung. Lalu ada pula sakit pada punggung lantaran adanya radang sendi atau yang dikenal dengan nama osteoarthritis, masalah ini ditandai dengan munculnya rasa sakit di area punggung bawah karena terjadi peradangan.
Source: Suara Pembaruan October 14, 2022 03:23 UTC