Hasrat terhadap pengetahuan itu membuat manusia mau belajar dan tidak menjalani hidup melulu dengan naluri. Saya tidak pernah bertemu dengan pemilik rumah makan dan hanya bisa menduga-duga apa maksudnya. Saya masih kelas dua SMA ketika membacanya dan terpesona oleh karakter nenek itu, kemudian ikut-ikutan berbicara dengan tanaman di pekarangan rumah saya. Setelah beberapa waktu melakukannya, saya merasa bahwa tanaman-tanaman tersebut memahami bahasa saya dan saya memahami gestur mereka. Sekarang saya hanya bercakap-cakap dengan sesama manusia, membicarakan dengan teman-teman berbagai hal yang menyenangkan maupun tidak menyenangkan.
Source: Jawa Pos December 05, 2016 03:55 UTC