Rasulullah tak jarang mengampuni orang-orang Makkah yang dijatuhi hukuman mati. REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Usai kaum Muslimin menaklukkan dan merebut kembali Makkah, Nabi Muhammad SAW melakukan penaklukkan dengan kedamaian. Salah satunya adalah sikap kebijaksanaan beliau dalam mengampuni orang-orang Makkah yang dijatuhi hukuman mati. Kemudian, Nabi pun mengampuni Abdullah dari hukuman mati. Hanya empat orang saja yang benar-benar dijatuhi hukuman mati, yaitu salah satunya Huwairith yang mengganggu Zainab putri Nabi sepulangnya dari Makkah ke Madinah.
Source: Republika November 26, 2020 01:41 UTC