REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Marsudi Syuhud menyatakan sistem kerajaan itu sudah berubah menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) melalui proses panjang. Hal ini disampaikan Marsudi menyusul adanya kerajaan-kerajaan fiktif di beberapa daerah seperti di Purworejo Jawa tengah, dan juga di Jawa Barat. Yang kemudian tulisan-tulisan yang menceritakan soal berjuta-juta dolar itu sesungguhnya sebuah structuring, bukan sebuah tinggalan nyata yang ada," ungkap dia. "Atau berarti perjanjian zaman 500 tahun lalu ini masih ada, yang pada intinya dia mencampur-adukkan potongan-potongan cerita itu," tuturnya. Menurut Marsudi, pemahaman seperti itu sebetulnya hidup terus dan selalu ada di tengah masyarakat.
Source: Republika January 19, 2020 12:56 UTC