Kisah Aktivis Papua Diajak Makan Setelah Kirim Pemberitahuan Aksi - News Summed Up

Kisah Aktivis Papua Diajak Makan Setelah Kirim Pemberitahuan Aksi


TEMPO/Lani DianaTEMPO.CO, Jakarta - Terdakwa perkara makar Papua Anes Tabuni, menyebut pihak Polda Metro Jaya meneleponnya satu hari setelah mengajukan surat pemberitahuan unjuk rasa. Seseorang justru mengajaknya makan siang, bukan membahas soal surat tanda terima pemberitahuan (STTP). Anes menceritakan, dirinya selaku koordinator lapangan aksi datang ke Polda Metro Jaya untuk mengirimkan surat pemberitahuan unjuk rasa. Dia menyebut bertemu dengan petugas penerima surat di Direktorat Intelijen Keamanan (Intelkam) Polda Metro bernama Juventus dan Adam. Saat itu pula Anes menyerahkan surat pemberitahuan aksi.


Source: Koran Tempo February 10, 2020 16:41 UTC



Loading...
Loading...
  

Loading...

                           
/* -------------------------- overlay advertisemnt -------------------------- */