Jakarta, Beritasatu.com - Novel coronavirus (nCoV) atau virus korona semakin banyak menelan korban baik yang sakit maupun meninggal. Sesditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemkes), Achmad Yurianto mengatakan, dalam pemeriksaan spesimen, Balitbangkes menggunakan dua metode. Seandainya pan corona ini positif, maka bisa diyakini pasti virus korona. “Dari sekian banyak sampel yang kita periksa, tidak ada satupun yang lolos dari pemeriksaan pan corona. Metode pemeriksaan baru ini juga kini digunakan oleh Singapura dan Australia dalam pemeriksaan nCoV.
Source: Suara Pembaruan February 10, 2020 16:30 UTC