Foto Kanan, Bungkusan kertas berisi tulisan-tulisan Arab, uang lama pecahan Rp 100, dan kain yang dibawa Ahmad, CJH asal Madura. Pihak keamanan bandara lantas menyerahkan pemeriksaan Ahmad ke petugas intelijen nasional. Hal itu dialami Ahmad Malik Tarsawi, calon jamaah haji (CJH) asal Madura, Jatim, saat tiba di Madinah pada Rabu (10/8) pukul 23.06 waktu setempat. Gara-gara membawa jamu tradisional dan jimat dalam jumlah banyak, dia diinterogasi pihak keamanan hingga dibawa ke Kantor Pusat Badan Intelijen Nasional Arab Saudi di Madinah wilayah Al-Hizam. Pada awal pemeriksaan, Ahmad merasa panik dan mengakui bahwa jamu tradisional itu memang narkoba.
Source: Jawa Pos August 12, 2016 00:33 UTC