Di samping itu, pria ini juga aktif dalam komite sekolah di SMPN 8 Bontang. Selain pembeli tidak bosan menunggu, juga bisa jadi menambah wawasan sekaligus berdakwah lewat buku-buku tersebut,” ujar Yanto, panggilan akrabnya. Selain berjualan, pria kelahiran Bojonegoro 21 Juli 1973 itu juga aktif terlibat dalam kepengurusan komite SMP 8, tempat anak semata wayangnya bersekolah. Mungkin lewat komite inilah cara saya bisa membantu berkontribusi agar dunia pendidikan, khususnya di SMP 8 bisa semakin maju,” ucapnya. “Saya berharap SMP 8 ini bisa semakin maju dan bisa menjadi sekolah terbaik di Bontang.
Source: Jawa Pos February 26, 2017 06:31 UTC