Kisruh Tenaga Kerja, Kuwait Ingin Rujuk dengan Filipina - News Summed Up

Kisruh Tenaga Kerja, Kuwait Ingin Rujuk dengan Filipina


Rchard Madelo/Presidential PhotoTEMPO.CO, Jakarta - Otoritas Kuwait berupaya untuk menegosiasikan kembali kerja sama pengiriman tenaga kerja dengan pemerintah Filipina. Setelah eskalasi ketegangan yang meningkat, Presiden Filipina Rodrigo Duterte pada Minggu, 29 April 2018, melarang secara permanen warga Filipina bekerja di Kuwait. Baca: Kuwait Usir Duta Besar Filipina yang Memperjuangkan Hak BuruhKetegangan antara Filipina dan Kuwait dipicu kematian seorang buruh migran asal Filipina yang mayatnya ditemukan di dalam kulkas di sebuah rumah yang terbengkalai. Kejadian ini mendorong staf Kedutaan Filipina di Kuwait melakukan tindakan main hakim sendiri dengan membantu para buruh migran Filipina kabur dari rumah majikan. Baca: Pekerja Filipina Dilecehkan, Duterte Ingatkan Kuwait: Harga DiriSekitar 262.000 orang Filipina bekerja di Kuwait, hampir 60 persen di antaranya adalah pembantu rumah tangga.


Source: Koran Tempo May 01, 2018 11:03 UTC



Loading...
Loading...
  

Loading...

                           
/* -------------------------- overlay advertisemnt -------------------------- */