“Mengingat cara penularan Covid-19 adalah melalui droplet, masyarakat harus paham bahwa strain Sars-CoV-2 (virus penyebab COVID-19) dapat bertahan hidup pada suhu 90 derajat Celsius selama satu jam,” ujarnya. Terkait dengan karakter virus tersebut, dr. Lia memberikan beberapa tips praktis untuk mendapatkan hunian sehat. “Walaupun kontak dekat menjadi faktor utama, namun kondisi berjejalan dengan ventilasi ruangan yang buruk bisa menjadi sebab bertahannya virus dalam ruangan,” jelasnya. Hunian yang adaptif untuk pencegahan penyebaran virus covid-19 sebenarnya sudah diakomodasi dalam konsep rumah sehat yang selalu memperhatikan unsur iklim daerah setempat. Menguatkan pendapat dr. Lia, menurut Ren, hunian sehat idealnya memang tidak perlu menggunakan pendingin ruangan (AC) yang harus disimpan di ruang tertutup.
Source: Jawa Pos July 31, 2020 07:17 UTC