HappyInspireConfuseSadJakarta: Konsumen di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, mengeluhkan hilangnya stok tahu dan tempe di lapak pedagang dalam dua hari terakhir imbas mogok produksi di kalangan perajin kedelai "Sudah sejak tahun baru ini aja saya enggak ketemu lagi tahu dan tempe di pasar. Saya baru tahu kalau katanya kacang kedelai lagi susah," katanya.Dia berharap produsen kembali memasok tahu dan tempe sebab penggemar makanan tersebut cukup tinggi di warungnya. Seharusnya walaupun mahal harus diadain biarpun mahal," keluhnya.Konsumen lainnya Windy, 27, mengaku sudah dua hari terakhir tidak berjualan gorengan tempe dan tahu isi. Katanya kacangnya lagi mahal," katanya.Windy mengaku mengalami penurunan pendapatan hingga separuh dari biasanya sejak tahu dan tempe hilang dari pasaran. Ada sekitar 5.000 pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) yang memproduksi tahu dan tempe, sepakat untuk mogok produksi," katanya.Dikatakan Handoko, setiap harinya produsen memasok kebutuhan tahu dan tempe di Jakarta sebanyak 500 hingga 600 ton.
Source: Media Indonesia January 03, 2021 10:38 UTC