REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Korban-korban penipuan yang dilakukan oleh Kanjeng Dimas terus bermunculan. Nur adalah putra salah satu korban Kanjeng Dimas, yakni ibunya yang kini sudah meninggal dunia. Nur pun lalu diajak ke padepokan Kanjeng Dimas di Probolinggu bersama ibunya dan beberapa pengikutnya untuk membuktikan 'kesaktian' Kanjeng Dimas. Menurut Nur, ibunya pernah mendapat telepon dari Kanjeng dan mengatakan peti dan koper jangan dibuka dulu karena maharnya belum cukup sehingga uangnya belum berubah. "Jadi selalu begitu, setiap kali tanya ke bunda kenapa belum dibuka, bunda selalu bilang tunggu petunjuk dari Kanjeng.
Source: Republika October 04, 2016 14:26 UTC