TEMPO.CO, Jakarta - Yayasan Penelitian Korban Pembunuhan 1965/1966 (YPKP65) mengadukan sejumlah aksi persekusi dan intimidasi terhadap kegiatan yang berkaitan dengan korban peristiwa 1965 di sejumlah tempat. Ketua YPKP65 Bedjo Untung menyebut intimidasi dilakukan organisasi kemasyarakatan tertentu hingga aparat penegak hukum. Baca: Datangi Komnas HAM, Bedjo Untung YPKP65 Laporkan Dokumen ASPada Senin, 21 Agustus 2017, sejumlah ormas diduga melakukan intimidasi berupa penghentian paksa pertemuan antara Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) serta para korban peristiwa 1965. Selain aksi persekusi dan intimidasi, ada dua hal lain yang dilaporkan YPKP65 kepada Komnas HAM hari ini. Ia juga menyebut masih banyak intimidasi yang diterima korban peristiwa 1965.
Source: Koran Tempo October 24, 2017 08:48 UTC