Rabu, 15 Maret 2017 | 17:44 WIBREUTERS/Yiorgos KarahalisTEMPO.CO, Jakarta - Kepala Sekolah dan guru Sekolah Menengah Pertama Piri 1 Yogyakarta menyebut Ilham Bayu Fajar, korban yang tewas karena klitih atau aksi kriminal anak-anak dan remaja tidak pernah terlibat dalam geng pelajar. Siswa kelas III itu, kata Budi tidak pernah melawan maupun membantah guru sekolah. Sekolah itu punya tradisi setiap siswa bersalaman dengan guru dan kepala sekolah setiap mereka masuk sekolah. Selain mendekatkan guru dan siswa, tradisi itu membantu guru untuk tahu siapa saja yang terlambat dan tidak masuk sekolah lebih awal. “Ilham tidak pernah neko-neko.
Source: Koran Tempo March 15, 2017 10:30 UTC