Tidak kurang dari 70 perpustakaan publik tersebar merata di seantero Kordoba dalam abad ke-10 Masehi.Tidak meng herankan bila kota ini mendapatkan julukan Permata Eropa. Sebab, hampir seluruh Eropa, utamanya yang didiami bangsa Frank (Prancis) atau Roma sekalipun, di saat yang sama sedang diliputi Abad Kegelapan. Oleh karena itu, Kordoba menjadi rujukan bagi para penguasa Eropa untuk mendapatkan kemewahan hidup. Seperti di lansir dari MuslimHeritage.com, umpamanya Raja Leon atau penguasa Barcelona memerlukan seorang dokter, perancang bangunan atau busana, mereka akan mencarinya di Kordoba. Baru pada 947 Masehi, pusat pemerintahan mulai pindah ke Madinah az- Zahra dari Kordoba.
Source: Republika July 26, 2017 07:52 UTC