JawaPos.com – Korea Utara mengecam Amerika Serikat dan sekutunya Korea Selatan dengan mengatakan bahwa pernyataan Presiden AS Joe Biden baru-baru ini menunjukkan kebijakan permusuhan. Dalam pernyataan terpisah, Direktur Jenderal urusan AS pada Kemlu Korea Utara, Kwon Jong Gun, mengatakan pernyataan Biden tidak masuk akal dan merupakan pelanggaran hak Korea Utara untuk membela diri. “Pernyataannya jelas mencerminkan niatnya untuk tetap menegakkan kebijakan permusuhan terhadap Korea Utara seperti yang telah dilakukan oleh AS selama lebih dari setengah abad,” kata Kwon. Kwon mengatakan pembicaraan diplomasi AS ditujukan untuk menutupi tindakan permusuhannya, dan pencegahan hanyalah sarana untuk menimbulkan ancaman nuklir ke Korea Utara. “Sekarang setelah kebijakan Biden menjadi jelas, Korea Utara akan dipaksa untuk menekan langkah-langkah yang sesuai, dan seiring waktu AS akan berada dalam situasi yang sangat serius,” ujar Kwon.
Source: Jawa Pos May 03, 2021 12:00 UTC